Membuat nata de coco sederhana di rumah bisa dilakukan dengan dua cara. Cara pertama menggunakan starter bakteri Acetobacter xylinum, yang menghasilkan nata de coco asli dengan tekstur kenyal dan rasa otentik. Cara kedua memakai bubuk agar-agar atau jelly untuk versi instan atau “KW”, yang lebih cepat tetapi berbeda dari produk asli. Di bawah ini, akan dijelaskan panduan Cara Membuat Nata De Coco Sederhana asli secara tradisional dengan fermentasi air kelapa, metode yang sederhana namun tetap memberikan hasil berkualitas tinggi.
Cara Membuat Nata De Coco Asli Dengan Fermentasi Air Kelapa
Bahan-bahan (Untuk 1 Liter Air Kelapa)
-
1 Liter Air Kelapa: Gunakan air kelapa tua untuk hasil yang lebih maksimal.
-
100 gram Gula Pasir: Berfungsi sebagai nutrisi bagi bakteri.
-
2 sdm Asam Cuka (asam asetat glasial atau cuka makan): Digunakan untuk menurunkan pH media fermentasi.
-
100 ml Starter Nata (Acetobacter xylinum): Dapat diperoleh di toko online.
-
10 gram ZA (Nitrogen): Opsional, biasa digunakan untuk mempercepat fermentasi, pastikan menggunakan yang food grade.
-
Wadah Plastik atau Nampan Persegi: Sebagai tempat fermentasi.
-
Koran atau Kertas Bersih & Karet Gelang: Digunakan untuk menutup wadah agar tetap bersih tapi tetap memungkinkan sirkulasi udara.
Langkah-langkah Pembuatan Nata de Coco
-
Penyaringan Air Kelapa
Saring air kelapa menggunakan kain bersih untuk memastikan tidak ada kotoran atau ampas yang ikut masuk ke proses fermentasi. -
Pemasakan
Rebus air kelapa hingga mendidih, kemudian masukkan gula pasir. Aduk hingga gula larut sepenuhnya. -
Penambahan Nutrisi (Opsional)
Jika menggunakan ZA (Nitrogen), tambahkan sekarang dan aduk rata. Setelah itu, matikan api dan biarkan larutan agak dingin. -
Penambahan Cuka
Tambahkan asam cuka untuk menurunkan pH larutan. Aduk rata agar tercampur sempurna. -
Penuangan ke Wadah
Tuang campuran air kelapa ke dalam nampan atau wadah plastik yang telah dibersihkan dan disterilkan. -
Pemberian Starter
Masukkan starter Acetobacter xylinum ke dalam larutan di wadah. Aduk perlahan agar bakteri tersebar merata. -
Fermentasi
Tutup wadah dengan kertas koran atau kain bersih, ikat dengan karet gelang agar tidak kemasukan debu atau serangga. Pastikan penutup tetap memungkinkan udara masuk, karena bakteri membutuhkan oksigen. -
Penyimpanan
Diamkan wadah di tempat aman dari guncangan selama 7–10 hari. Jangan digoyang-goyang selama proses fermentasi agar nata de coco terbentuk sempurna. -
Pemanenan
Setelah lapisan putih tebal terbentuk, biasanya sekitar 9 hari, nata de coco siap dipanen. -
Pembersihan dan Persiapan Akhir
Cuci nata de coco hingga bersih, potong dadu, dan rebus kembali dengan air bersih. Tambahkan gula jika diinginkan untuk mengurangi rasa asam.
Cara Membuat Nata de Coco Instan (Nutrijell – Lebih Cepat)
-
Campurkan 1 bungkus Nutrijell rasa kelapa muda, 500 ml air kelapa, 125 gram gula pasir, 3 sdm susu kental manis, dan 1 sdm air jeruk nipis dalam panci.
-
Masak campuran tersebut hingga mendidih sambil terus diaduk agar gula dan Nutrijell larut sempurna.
-
Tuang larutan ke dalam wadah, biarkan dingin, dan tunggu hingga mengeras. Nata de coco instan siap digunakan.
Titik Kritis Keberhasilan (Metode Tradisional)
-
Kebersihan
Pastikan semua peralatan benar-benar bersih dan telah disterilkan sebelum digunakan. Hal ini penting untuk mencegah kontaminasi oleh ulat, jamur, atau mikroorganisme lain yang dapat merusak fermentasi. -
Tempat Penyimpanan
Simpan nampan atau wadah fermentasi di tempat yang tenang dengan suhu ruang yang stabil. Hindari guncangan atau perubahan suhu yang drastis agar proses fermentasi berjalan optimal.
Cara Membuat Nata De Coco Sederhana dapat dilakukan dengan langkah yang sederhana asalkan bahan dan proses fermentasi diperhatikan dengan baik. Dengan teknik yang tepat, hasil nata de coco bisa lebih kenyal, bersih, dan layak dikonsumsi maupun dikembangkan sebagai peluang usaha rumahan.

